Saat ini program pemerintah mengenai swasembada daging Sapi dan Kerbau belum berhasil dilaksanakan. Hal ini dikarenakan penyebaran ternak belum mengacu pada ketentuan yang ada. Dimana proses penyebaran ternak hanya mempertimbangkan faktor ekologi saja dan belum mempertimbangkan faktor pendukung seperti sumberdaya manusia dan kelembagaan, teknologi dan perkembangan wilayah, perkembangan infrasttruktur. Pada penelitian ini permasalahan tersebut dimodelkan dengan Multi Criteria Decision Making (MCDM). Dimana MCDM merupakan suatu metode pengambilan keputusan untuk menetapkan alternatif terbaik dari proses penyebaran ternak. Pada metode MCDM ini penentuan kesesuaian lokasi menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot preferensi pengambil keputusan. Dari penelitian ini diperoleh bahwa kombinasi antara metode AHP dapat diimplementasikan dengan baik dan dapat memberikan alternatif yang tepat berdasarkan prioritas penyebaran ternak bagi pengambil keputusan dalam penentuan lokasi yang sesuai.
Copyrights © 2015