Individu yang berbudaya tentunya akan lebih memahami kebudayaan-kebuayaan yang lain khususnya kebudayan suku Batak Toba dan bagaimana cara para misinari memberitakan Injil ke Tanah Batak. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan mengumpulkan beberapa literasi sebagai sumber utama dalam penulisan. Untuk menjadi pemberitaan Injil yang berhasil harus bayar harga, yaitu mengalami siksaan, hinaan, pendertiaan, dan kesusahan yang berat, karena melalui mengalaman ini pelayanan orang percaya tidak akan sia-sia, pasti akan menuai jiwa-jiwa dari hasil pelayanan tersebut.
Copyrights © 2020