Model pembelajaran berbasis nilai, pendidikan karakter berdasarkan 1 Petrus 2:23. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Penelitian deskriptif kualitatif yaitu prosedur deskripsi langsung dari fenomena yang ada Tujuan utamanya ialah: menggali anggapan penafsir tentang kompetensi serta peran pendekatan mengenali topik serta tema, merupakan paling utama interpretatif, menganalisis bahasa, serta berpendapat konteks sebagai hal yang berguna Pengumpulan informasi berupaya guna menemukan siapa, apa serta di mana dari peristiwa maupun pengalaman Thematic analysis ialah salah satu metode guna menganalisa informasi dengan tujuan guna mengenali pola ataupun untuk mendapatkan tema lewat informasi yang sudah dikumpulkan oleh pengamat dilakukan dengan analisi aksiologis, dengan Prosedur hermeneutik merupakan proses pengertian (interpretasi) yang digunakan baik pada sesi analisis informasi ataupun sesi analisis hasil guna menguasai arti teks serta arti konteks secara logis. Mengidentifikasi nilai-nilai moral dan etika Merancang dan mengimplementasikan model pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai moral dan etika Evaluasi terhadap model pembelajaran yang diimplementasikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai moral dan etika dari teks-teks agama, Keteladanan sebagai Fondasi: Ayat ini mengajarkan pentingnya keteladanan dalam pendidikan karakter. "Kesabaran dalam Kesulitan: Ayat ini juga mengajarkan tentang pentingnya kesabaran dan ketahanan dalam menghadapi kesulitan. Tidak Balas Dendam: Bagian ini menekankan nilai pentingnya untuk tidak membalas dendam. Kejujuran dan Integritas: Ayat ini juga menekankan pentingnya kejujuran dan integritas. Pembentukan Karakter yang Sejati: Keseluruhan ayat ini menunjukkan bahwa tujuan utama dari pendidikan karakter adalah pembentukan karakter yang sejati dan penuh kasih.
Copyrights © 2023