Penelitian ini berusaha menjawab tiga pokok bahasan: 1) Bagaimana filosofi pendidikan Islam? 2) Mengapa pendidikan Islam belum mampu secara sistemik mengatasi problematika sosial kemanusiaan? 3) Bagaimana mereformulasikan paradigma baru pendidikan Islam yang kontributif bagi kemanusiaan dan peradaban manusia? Penelitian kualitatif ini masuk kategori riset kepustakaan dimana data-datanya diambil dari kepustakaan baik berupa buku, dokumen maupun artikel. Data-data tersebut dikumpulkan untuk kemudian dilakukan analisis secara komprehensif dalam rangka mengungkap topik kajian secara holistik dengan pendekatan filosofis-sosiologis sehingga ada temuan baru atau novelty yang memiliki nilai kebermaknaan dan kemanfaatan dalam dunia pendidikan. Pendidikan Islam adalah usaha yang diarahkan kepada pembentukan kepribadian anak dalam berpikir, memutuskan, dan berbuat berdasarkan nilai-nilai Islam serta bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam. Realitanya pendidikan Islam belum mampu secara optimal mengatasi problem kemanusiaan, diantaranya karena pendidikan telah melupakan tujuan utamanya yaitu mengembangkan pengetahuan, sosial, sikap, dan keterampilan secara simultan dan seimbang untuk membentuk kepribadian muslim. Sedangkan pelajaran agama yang diajarkan di sekolah-sekolah itu lebih banyak bersifat ritual dan dogmatis. Paradigma baru pendidikan Islam yang lebih kontributif dalam membangun peradaban manusia harus sesuai tujuan utamanya membentuk kepribadian muslim. Pendidikan Islam harus mampu memberikan pencerahan masyarakat dari kegelapan menuju cahaya sekaligus menginisiasi dalam pembangunan. Oleh karenanya muatan kurikulum perlu dirancang secara komprehensif dan aplikatif sesuai kebutuhan anak didik dan mampu menjawab tantangan zaman. Strategi pembelajaran perlu dirancang oleh guru dalam menumbuhkembangkan potensi dan kompetensi peserta didik, serta komitmen bersama antara keluarga-sekolah-masyarakat/pemerintah secara kolaboratif mewujudkan pendidikan kontributif dan membangun peradaban bangsa
Copyrights © 2022