Analisis hasil formatif mapel PAIBP pada elemen Al-Qur’an Hadis, dengan tujuan pembelajaran peserta didik dapat membaca Q.S. an-Nisa/4: 59 dan Q.S. an-Nahl/16: 64 sesuai kaidah ilmu tajwid, khususnya hukum bacaan Lam Ta’rif adalah sangat rendah. Hal tersebut ditunjukkan oleh fakta: dari 29 peserta didik yang mengikuti penilaian formatif memperoleh nilai di bawah KKTP ada 75% atau sebanyak 22 peserta didik, dan yang memperoleh nilai di atas KKTP ada 25% atau sebanyak 7 peserta didik. Dari analisis masalah tersebut, strategi awal Inquiry Learning menurut asumsi penulis kurang tepat diterapkan, buktinya beberapa peserta didik belum terlibat secara aktif. Oleh karena itu, penulis mencari inovasi baru, yaitu menggunakan model yang diduga tepat, yakni model pembelajaran Active Learning tipe Modifikasi Card Sort. Hasilnya ternyata sangat mencengangkan. Hampir seluruh peserta didik telah bisa memberikan informasi secara komunikatif mengenai konsep Lam Ta’rif, mengklasifikasi huruf-hurufnya, mengidentifikasi dan menganalisis contoh-contohnya, hingga menyimpulkan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh Alif Lam Syamsiyah maupun Alif Lam Qamariyah. Bahkan, hasil yang mencengangkan tersebut juga dapat dilihat dari hasil belajarnya setelah dilakukan evaluasi formatif. Berdasarkan kondisi awal yang semula belum mencapai KKTP ada 75% atau sebanyak 22 peserta didik, dan telah mencapai KKTP ada 25% atau sebanyak 7 peserta didik, berubah menjadi 90% telah mencapai KKTP (26 peserta didik), dan hanya 10% belum mencapai KKTP (3 peserta didik). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model/strategi Modifikasi Card Sort terbukti bisa meningkatkan pemahaman tajwid peserta didik.
Copyrights © 2023