Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kesalahan berbahasa tataran morfologi laman Kompasiana edisi November 2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian ini bersumber berita-berita yang disajikan dalam laman Kompasiana edisi November 2022. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data padan dan teknik analisis referensi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan dalam tataran morfologi ditemukan 42 kesalahan pada penggunaan afiks yang tidak tepat, 12 kesalahan penggunaan morfem yang tidak tepat, 7 kesalahan penghilangan afiks, 3 kesalahan penulisan kata ulang yang tidak tepat, 2 kesalahan penyingkatan morf mem-, men-, meng-, meny-, dan menge-, 1 kesalahan kata yang seharusnya luluh, tidak diluluhkan, 1 kesalahan penulisan kata majemuk yang tidak tepat, 1 kesalahan penggunaan partikel pun yang tidak tepat, dan 1 kesalahan penentuan bentuk dasar yang tidak tepat (kata baku).
Copyrights © 2023