Letak Indonesia secara geografis adalah penyebab seringnya terjadi bencana alam, yang mengakibatkan tempat tinggal penduduk mengalami kerusakan sehingga mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Salah satu permasalahan yang sering kali terjadi di tempat pengungsian adalah kebersihan dan kelayakan toilet darurat. Toilet darurat mayoritas menggunakan material yang seadanya sehingga tidak dapat menjamin kebersihan dan keamanan. Selain itu, toilet portable yang dijual berdimensi besar sehingga membutuhkan truk dan empat orang dewasa untuk membawanya ke lokasi pengungsian, padahal tidak semua lokasi pengungsian dapat dicapai menggunakan truk. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif dengan IDI, observasi, dan studi aktifitas. IDI dilakukan dengan wawancara yang dilakukan kepada narasumber pengungsi, sukarelawan, dan penyedia produk eksisting untuk mengumpulkan data mengenai kelebihan dan kekurangannya, observasi yaitu pengamatan langsung terhadap produk eksisting, dan studi aktifitas dengan melakukan kegiatan yang dilakukan pengguna secara riil. Hasil dari penelitian ini adalah toilet portable bernama PORINAL yang ringan dan berdimensi kecil ketika dibawa, menyediakan kebersihan, keamanan, dankemudahan dalam pengoperasiannya, sehingga dapat dibawa hanya menggunakan tenaga dua orang dewasa, dan mengurangi kemungkinan penularan penyakit di lokasi pengungsian. Produk ini diharapkan dapat membantu pengungsi dan sukarelawan menjadi toilet darurat portabel yang bersih, aman, dan nyaman untuk digunakan, namun ringan dan praktis untuk dibawa
Copyrights © 2015