Latar belakang : Sekitar 3-4% bayi berada dalam posisi sungsang ketika lahir. Penatalaksanaan kehamilan sungsang ada dua cara yaitu knee chest position (posisi dada-lutut) pada ibu dan versi luar . Selain knee chest , saat ini berkembang latihan fisik atau senam yang bisa dilakukan ibu hamil untuk menciptakaan ruang abdomen yang luas buat janin yaitu melakukan gerakan-gerakan prenatal yoga. Tujuan : untuk efektifitas Prenatal Yoga dalam penanganan Kehamilan Sungsang. Metode : Jenis Penelitian yaitu kuantitatif (analitik) dengan desain quasi eksperimental dengan two group dengan Pre test and Post Test Design. Populasi adalah semua ibu hamil dengan sungsang usia 28 minggu. Waktu penelitian Juni-Desember 2020, alat pengumpulan data adalah ceklist. Analisis data adalah univariat, bivariat menggunakan t-test. Hasil : presentasi janin sebelum perlakuan sebagian besar adalah bokong murni (50%) pada kelompok intervensi dan 43,7% pada kelompok kontrol , dan presentasi janin setelah perlakuan sebagian besar presentasi kepala yaitu 81,2% pada kelompok intervensi dan 43,7% pada kelompok kontrol. Berdasarkan waktu yang diperlukan untuk merubah presentasi janin dari bokong ke kepala sebagian besar berada pada rentang waktu 8-14 yaitu 37,5% pada kelompok intervensi dan 21 hari yaitu 43,7% pada kelompok control. P-Value sebesar 0,024. Simpulan : ada perbedaan rata-rata waktu yang diperlukan untuk merubah presentasi janin dari presentasi bokong ke presentasi kepala pada ibu hamil yang melakukan prenatal yoga dan posisi knee chest Saran bagi tenaga kesehatan untuk dapat menerapakan prenatal yoga dalam penanganan kehamilan sungsang sehingga proses persalinan dapat berlangsung pervaginam dan menurunkan komplikasi pada janin.
Copyrights © 2021