Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Vol 13, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai

Gangguan Seksual pada Akseptor Suntik Depo Medroxyprogesteron Asetat

Tarsikah Tarsikah (Poltekkes Kemenkes Malang)



Article Info

Publish Date
18 Aug 2020

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi suntik Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA)  merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh wanita, namun banyak dari mereka tidak mengetahui efek jangka panjangnnya. Kandungan hormon progestine dalam kontrasepsi DMPA dapat menekan hormon estrogen sehingga vagina menjadi kering dan mengakibatkan gangguan seksual. Tujuan:  Mengetahui hubungan lama penggunaan suntik DMPA dengan gangguan seksual.Metode: Penelitian analitik  observasional dengan rancangan studi cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 akseptor suntik DMPA yang dipilih secara simple random sampling. Variabel penelitian adalah lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dan gangguan seksual. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner FSFI. Analisis data menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaan 0.05.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 26 responden dengan lama penggunaan kontrasepsi Depo Medroxyprogesterone ≥ 5 tahun semua (100%) mengalami gangguan seksual. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara lama penggunaan suntik DMPA dengan gangguan seksual (p=0.038). Simpulan: Lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA meningkatkan kejadian gangguan seksual pada akseptor. Akseptor DMPA agar switching menggunakan kontrasepsi hormonal dan bukan hormonal untuk mengurangi efek samping gangguan seksual.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JKM

Publisher

Subject

Environmental Science Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai E-ISSN 2657-1390 and P-ISSN 19779-469X is published by the Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Metro City, Indonesia. The Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai was first published in December 2008 as print media. Since 2016, the Journal has been ...