Pembelajaran matematika merupakan salah satu pembelajaran yang penting dipelajari. Namun terkadang dalam pembelajaran matematika peserta didik tidak tertarik untuk mempelajarinya, bahkan menganggap matematika menjadi mata pelajaran yang sulit. Pola pemikiran seperti itu membuat peserta didik sulit untuk memahami materi sehingga tidak bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Upaya yang dilakukan guna mengatasi hal tersebut adalah dengan merancang pembelajaran menggunakan model dan media pembelajaran yang menarik. Guru bisa menerapkan model pembelajaran PBL yang merupakan suatu model pembelajaran yang berbasis masalah dan  menggunakan media sebagai alat bantu peserta didik untuk memahami materi yang disampaikan. Media yang peneliti gunakan yaitu kartu angka pada materi bilangan cacah kurang dari 10.000 bertujuan supaya peserta didik dapat memahami secara konkret nilai dan tempat dari materi bilangan cacah. Penelitian ini menggunakan teknik analisis dan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode Case Study atau studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem based learning (Pbl) pada pembelajaran matematika materi bilangan cacah sampai 10.000 efektif digunakan hal ini dibuktikan dari hasil evaluasi yang menunjukan sebanyak 25 peserta didik dari 28 jumlah keseluruhan mendapat nilai diatas 65. Â
Copyrights © 2023