Penelitian ini berangkat dari realitas bahwa terdapat beberapa siswa yang menghadapi kesulitan dalam memahami materi matematika, khususnya pada tingkat kelas IV SD Negeri 01 Wates. Kesulitan tersebut menjadi titik tolak penelitian untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam materi bangun datar, dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan media tangram. Tujuan utama penelitian adalah untuk menyediakan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan berfokus pada pemecahan masalah, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep matematika yang terkait dengan bangun datar. Model pembelajaran PBL dipilih untuk mendorong siswa berpikir kritis, bekerja sama, dan aktif dalam memecahkan masalah matematika secara kontekstual. Media tangram digunakan sebagai alat bantu visual yang dapat memperkaya pengalaman belajar siswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif, memungkinkan peneliti untuk mendeskripsikan secara detail proses dan hasil pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru kelas dan eksperimen kelas. Eksperimen kelas dilakukan untuk memberikan gambaran langsung tentang respon siswa dan dampak dari penerapan metode tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dan penggunaan media tangram memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman siswa kelas IV SD Negeri Wates 01 terhadap materi bangun datar. Siswa tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dan antusias dalam pembelajaran matematika. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi model pembelajaran PBL dan media tangram dapat dijadikan alternatif efektif dalam meningkatkan hasil pembelajaran matematika di tingkat SD, khususnya dalam konteks materi bangun datar. Implikasi praktis penelitian ini dapat menjadi pedoman bagi guru dan pihak terkait untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih dinamis dan efektif.
Copyrights © 2023