Ikan kakap kuning hindia (Lutjanus bengalensis) tergolong ikan bernilai ekonomis, ditangkap sepanjang tahun oleh nelayan di Pulau-pulau Banda, Provinsi Maluku. Berbagai informasi ilmiah terkini berkaitan dengan aspek biologi dan informasi penting lainnya tentang ikan kakap kuning hindia perlu disediakan untuk menentukan kebijakan pemanfaatan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang berat dan status pemanfaatan ikan kakap kuning hindia di perairan sekitar Pulau-Pulau Banda Provinsi Maluku. Data dikumpulkan dari nelayan yang melakukan penangkapan di sekitar Pulau-pulau Banda kemudian diukur panjang dan beratnya. Analisis data terdiri dari distribusi frekuensi panjang, hubungan panjang dan berat serta faktor kondisi dan tingkat pemanfaatan dengan menggunakan Fisat II. Hasil analisis menunjukkan kisaran panjang ikan kakap kuning hindia yang tertangkap adalah 10-22 cm dengan frekuensi tertinggi pada interval kelas panjang 16 cm. Pola pertumbuhannya bersifat allometrik negatif dengan koefisien pertumbuhan (K) = 0,51. Status pemanfaatannya adalah overfishing dengan nilai E sebesar 0,78 yang menunjukkan lebih dari tiga perempat sumber daya yang tersedia telah tereksploitasi. Kebijakan pemerintah disertai pengawasan yang ketat diperlukan untuk menjaga kelestarian ikan kakap kuning hindia di Pulau-Pulau Banda Provinsi Maluku.
Copyrights © 2023