Siswa yang memiliki kecemasaan ujian cenderung tidak mempersipkan diri dengan baik dalam menghadapi ujian diakibatkan oleh adanya peluang akan ketidak lulusan. Ketidakpastian akan kesusksesan atau kegagalan saat ujian dapat membuat siswa memiliki emosi positiif juga dapat memiliki emosi negative. Penelitian ini menguji efektivitas konseling kelompok dengan stress inoculation training untuk mengurangi kecemasan ujian. Desain penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pre-test – posttest. Subjek penelitian Ini melibatkan 14 siswa kelas XII sebagai penelitian subjek dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa konseling kelompok dengan teknik stress inoculation training efektif untuk kecemasan ujian siswa. Temuan penelitian ini membuktikan efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik stress inoculation training untuk mengurangi kecemasan ujian siswa.
Copyrights © 2023