Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama
Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Volume 3 Nomor 3 Desember 2022

Pendampingan Promotif Preventif Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Siswa SDIT Insantama Bandar Lampung

Arianto Arianto (Jurusan Kesehatan Gigi, Politeknik Kesehatan Tanjungkarang Jl. Soekarno Hatta No. 1 Bandar Lampung)
Desi Andriyani (Jurusan Kesehatan Gigi, Politeknik Kesehatan Tanjungkarang Jl. Soekarno Hatta No. 1 Bandar Lampung)
Linasari Linasari (Jurusan Kesehatan Gigi, Politeknik Kesehatan Tanjungkarang Jl. Soekarno Hatta No. 1 Bandar Lampung)



Article Info

Publish Date
11 Jan 2023

Abstract

Plak merupakan langkah pertama pada proses terjadinya karies gigi. Salah satu cara pencegahan dengan menghalangi dan mengontrol pembentukan plak serta menghilangkan plak yang sudah terbentuk, baik dengan cara mencegah pembentukannya atau dengan membersihkan plak dalam jangka waktu tertentu. Membersihkan gigi dan mulut dari sisa makanan atau debris merupakan langkah awal dalam pengendalian plak yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit pada jaringan keras gigi maupun jaringan lunak gigi, yaitu dengan tindakan mekanis atau oral profilaksis yang merupakan rekomendasi standar untuk menjaga kebersihan serta kesegaran mulut dan mencegah berbagai penyakit gigi dan mulut. Kegiatan menyikat gigi bertujuan untuk menghilangkan plak diseluruh permukaan gigi, namun kurang efektif untuk daerah gigi yang sulit dijangkau seperti daerah interproksimal. Tujuan  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini khususnya siswa siswi SDIT Insantama Bandar Lampung dimaksudkan untuk mengoptimalkan siswa siswi memelihara kebersihan gigi dan mulut dengan cara yang sederhana berkumur kumur dalam upaya memelihara kebersihan gigi dan mulut, Pada akhirnya kegiatan pengabmas ini menjadikan  berkumur kumur  sebagai kebiasaan sehari hari siswa dalam menjaga kebersihan gigi dan mulutnya, dapat sebagai duta/pelopor di keluarga. Kegiatan pengabmas melakukan upaya promotif dan preventive yaitu penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut (oral fisiotherapi) , pemeriksaan debris indeks, melaksanakan kumur — kumur bersama serta mengaplikasikan berkumu kumur dalam keseharian siswa dengan cek list berkumur kumur dalam jangka waktu tertentu, untuk membangun kebiasaan berkumur kumur, terutama selesai makan. Hasil pengabmas diharapkan murid — murid SDIT lnsantama Bandar Lampung dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut juga dapat mengaplikasikan kumur kumur dalam keseharian dan menjadi role model untuk keluarganya. Hasil penelitian yang sudah dilakukan di SDIT Insantama Bandar Lampung, nilai maksimum debris indeks  2,33 kriteria buruk, kondisi ini bukti tidak terawatnya kondisi gigi dan mulut siswa SDIT Insantama Bandar Lampung, pengendalian debris sangat penting dan ini bisa dilakukan dengan menjadikan berkumur kumur sebagai kebiasaan baik dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Upaya intervensi yang sudah dilakukan berkumur kumur di 1 kelas, dan membawa hasil baik untuk penurunan nilai indeks debris siswa, untuk itu ada permintaan dari kepala sekolah untuk dilakukan pada seluruh siswa SDIT Insantama Bandar Lampung, sebagai upaya membina siswa sedini mungkin mengaplikasikan menjaga kebersihan gigi dan mulut sebagai kebiasaan baik sehari hari siswa.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

beguaijejama

Publisher

Subject

Education Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences

Description

Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang merupakan institusi pendidikan vokasi di bidang kesehatan yang menjalankan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat. Kegiatan pengabdian perlu dipublikasikan guna pemanfaatan lebih luas bagi masyarakat, oleh karena itu Politeknik Kesehatan ...