Analisis Break Even Point merupakan teknik untuk menghubungkan biaya tetap, variable, laba, volume penjualan dan menafsirkan distribusi untuk membantu menjemen dalam mengambil keputusan. pengusaha perlu memperhatikan laba, biaya dan volume dalam menentukan perencanaan laba pengusaha untuk mencapai besanya target laba yang didinginkan. Tujuan penelitian untuk memeberikan gambaran perencanaan laba dan penetapan harga produk. Perencanaan tersebut untuk mengetahui titik impas melalui perencanaan penjualan dan laba bahwa perusahaan tidak untung atau menderita rugi. jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa perhitungan pemisahan biaya semivariabel sebesar Rp. 67.596.375. berdasarkan analisis perilaku biaya perhitungan total biaya sebesar Rp. 4.127.880.683 yang terdiri atas biaya tetap Rp. 179.021.529 dan biaya variable Rp. 3.948.859.154. Dengan analisis data pengusaha menginginkan kenaikan laba sebesar 20% dimana volume penjualan menjadi meningkat menjadi Rp. 18.948.630.036. kesimpulan hasil analisis Break Even Point hendaknya BEP digunakan untuk mengetahui titik impas sebuah perusahaan agar tidak menderita rugi dan tidak mendapat laba.
Copyrights © 2023