SE:RASA Collective Surabaya merupakan salah satu komunitas fotografi di Surabaya. Ada yang berbeda dari SE:RASA Collective dengan komunitas fotografi lainnya, yaitu fokus anggota dari komunitas ini adalah para penyandang tunanetra. Hal inilah yang menjadi menarik karena tunanetra sendiri adalah kondisi dimana seseorang mengalami gangguan atau hambatan pada indra penglihatan, sedangkan pembelajaran fotografi sendiri membutuhkan keahlian untuk melihat objek yang akan diabadikan. Alasan peneliti mengangkat topik ini sebagai penelitian karena Komunitas Serasa Collective ini sangat menarik dalam menyetarakan mereka para disabilitas khususnya penyandang tunanetra bahwa mereka juga bisa melihat dan merasakan hal-hal yang terjadi disekitarnya walaupun dengan keterbatasan yang dimiliki. Dalam penelitian yang berjudul Pola Komunikasi Pendidik Dalam Pembelajaran Fotografi Untuk Anak Penyandang Tunanetra Di Komunitas Serasa Collective Surabaya menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara serta dokumentasi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah pola komunikasi yang terjadi antara pendidik dan anak penyandang tunanetra dalam pembelajaran fotografi terjadi secara dua arah.
Copyrights © 2021