Bermain adalah kegiatan yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Bermain harus dilakukan dengan atas inisiatif anak dan atas kepuasan anak itu sendiri bermain harus dilakukan dengan rasa senang sehingga semua kegiatan bermain yang menyenangkan akan menghasilkan proses belajar pada anak. Melalui bermain anak dapat mengembangkan kemampuan sosialnya, seperti membina hubungan dengan anak lain, bertingkah laku sesuai dengan tuntutan masyarakat.Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui pengaruh bermain peran terhadap perkembangan sosial anak usia dini di TK Kecamatan Buleleng. Untuk menganalisa data dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sedangkan objek penelitian menggunakan teknik population research dengan jumlah 20 anak didik. Dalam menyempurnakan hasil penelitian, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Untuk menguji kefalitan data, peneliti menggunakan analisis data chi kuadrat yang dilanjutkan dengan korelasi koefisien kontigensi. Hasil analisis chi kuadrat menghasilkan x^2hitung = 6,28 lebih besar darix^2tabel = 3,84 pada taraf signifikansi 5%. Harga koefisien kontigensi yang di dapat sebesar 0,54 maka besarnya pengaruh antara 0,40 0,599 berarti menunjukkan korelasi sedang. Kesimpulan penelitian ini bahwa ada pengaruh bermain peran terhadap perkembangan sosial di TK Kecamatan Buleleng.Kata kunci: bermain peran, perkembangan sosial anak usia dini
Copyrights © 2021