Sosial emosional merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki anak usia dini untuk mendukung perkembangan aspek lainnya, sehingga perlu mendapatkan penanganan yang khusus dalam pengembanganya. Berdasarkan pengamatan pada anak Kelompok B di PAUD Adnyani kemampuan ini masih rendah. Diperlukan suatu model pembelajaran inovatif untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya melalui model pembelajaran experiential learning. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui peningkatan kemampuan sosial emosional anak Kelompok B PAUD Adnyani yang berjumlah 15 anak terdiri dari siswa perempuan 7 anak dan siswa laki-laki 8 anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil observasi awal sebelum dilakukan tindakan menunjukan belum ada anak yang memenuhi kriteria ketuntasan (0%) setelah diberikan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model experiential learning pada Siklus I mengalami peningkatan sebesar 60% dan pada Siklus II mencapai indikator ketuntasan sebesar 80%. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran experiential learning mampu meningkatkan kemampuan sosial emosional anak kelompok B di PAUD Adnyani.
Copyrights © 2023