Status gizi menjadi salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan anak.Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal dibutuhkan zat-zat gizi yang adekuat melaluipemberian makanan yang sesuai dengan tingkat kemampuan konsumsi anak, tepat jumlah(kuantitas) dan tepat mutu (kualitas), karena kekurangan maupun kelebihan zat gizi. Fenomenayang terjadi di Posyandu Sedap Malam Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo,status gizi dan perkembangan anak tidak sesuai dengan batas normal. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk menganalisis hubungan status gizi dengan perkembangan anak prasekolah.Peneliti menggunakan desain penelitian Correlational Study dengan metode pendekatan CrossSectional Study. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling denganjumlah sampel sebanyak 38 responden. Variabel independen yaitu status gizi dan variabeldependen yaitu perkembangan anak. Instrumen yang digunakan adalah dacin untuk mengukurberat badan anak dan formulir KPSP untuk mengetahui perkembangan. Berdasarkan hasil ujistatistik Rank Spearman didapatkan bahwa, p=0,000 dengan nilai ? < 0,05, maka hasil yangdidapatkan p < ? yang berarti H0 ditolak artinya ada hubungan status gizi denganperkembangan anak prasekolah dengan nilai rs + 1,000 kekuatan hubungan adalah sangat kuat.Peneliti memberi saran kepada pihak posyandu untuk bekerja sama dengan Puskesmas Jagirdalam meningkatkan upaya perbaikan gizi keluarga yang dilakukan oleh bagian gizi dan bagianKIA untuk memberikan stimulasi pada orang tua serta deteksi dini tumbuh kembang anak.
Copyrights © 2016