Selama dasawarsa terakhir, meluasnya kampanye antitembakau karena pertimbangan kesehatan yang diperkuat dengan telah diratifikasinya Konvensi Kerangka Pengendalian Tembakau, berkurangnya dukungan pemerintah untuk pengembangan ekonomi tembakau, serta meningkatnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan, maka ancaman terhadap ekonomi tembakau dunia dan Indonesia mulai terasa. Petani tembakau menghadapi berbagai macam rintangan dari biaya menanam hingga panen tembakau yang tinggi sampai dengan penjualan tembakau. Pemerintah telah mengeluarkan regulasi perpajakan baru terkait perkebunan tembakau yang berlaku per 1 April 2022 yang diharapkan dapat membantu dan memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis tembakau termasuk para petani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa literature review. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, antara lain jurnal ilmiah, regulasi dan sebagainya. Data yang diperoleh dari literature review kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran umum tentang tembakau bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dukungan pemerintah sangat diperlukan oleh para petani tembakau dari menghubungkan para petani dengan sektor agro industri yang kompetitif untuk membangun kemitraan dalam hal buÂdidaya tanaman tembakau hingga membantu petani memiliki alternatif tanaman berkelanjutan yang akan menghasilkan pendapatan yang stabil bagi mereka.
Copyrights © 2024