Bahasa jurnalistik tetaplah Bahasa Indonesia baku sesuai dengan pedoman umum dan tata bahasa. Selain memperhatikan kata baku, jurnalis juga harus memahami tata bahasa, seperti proses morfologis kata yang menyebabkan terjadinya morfofonemik, hal ini bertujuan untuk menghindari error atau mistake saat penyajian berita. Berangkat dari fenomena tersebut, penulis tertarik menelaah kesalahan bahasa tataran morfologi dengan fokus kajian morfofonemik pada platform berita online Aceh Journal Nation Network (AJNN.Net). Penelitian ini merupakan bentuk koreksi sekaligus klarifikasi penulis terhadap media berita online terkait kesalahan proses morfofonemik kata. Pendekatan dan metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian bersumber dari Platform berita online Aceh Journal Nation Network (AJNN. Net) edisi tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) problematika morfofonemik masih terjadi pada platform berita online Aceh Journal Nation Network (AJNN.Net), (2) peneliti menemukan sebanyak 15 data problematika morfofonemik yang diklasifikasikan ke dalam tiga kesalahan, yaitu pengurangan, penambahan, dan pengekalan fonem, (3) problematika pengekalan fonem merupakan kesalahan yang sering terjadi pada platform berita online Aceh Journal Nation Network (AJNN.Net), dan (4) problematika morfofonemik kerap kali terjadi akibat ketidakpahaman jurnalis terhadap teori morfofonemik.
Copyrights © 2020