Tujuan penelitian ini untuk mengetahu bahasa tabu yang ada dalam masyarakat Aceh. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif. Data yang diperoleh pada penulisan ini merupakan bahasa lisan yang tabu di kalangan masyarakat Aceh Utara. Sumber data penelitian adalah masyarakat Aceh Utara. Setelah melakukan observasi, peneliti menetapkan lima kampung yang berada di kawasan Aceh Utara untuk melakukan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur didukung dengan teknik insentif (pancing). Hasil penelitian ditemukan 24 data bahasa tabu Aceh Utara. Data-data tergolong dalam enam penggolongan tabu: (a) Tabu kata-kata tertentu: kèe, tôh; (b) tabu waktu dan tempat pembicaraan: sira,gajah, (c) tabu saat peristiwa kematian: maté, tanom; (d) tabu tujuan atau maksud pembicaraan: neulantak, klo; (e) Tabu nama binatang: bui, asèe; (f) sumpah serapah; p**oe ma keuh, ka jak p*p ma
Copyrights © 2023