Stres akademik merupakan salah satu problematika yang mempengaruhi psikologis mahasiswa pada penyelesaian tugas akhir/skripsi dan cenderung mengakibatkan ketegangan emosional mahasiswa. Selain itu, stres akademik dapat mempengaruhi kognitif, afektif, fisiologis, dan perilaku mahasiswa. Self-regulated learning merupakan usaha aktif mahasiswa dalam menyelesaikan segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan akademik. Self-regulated learning mahasiswa pada penyelesaian tugas akhir identik dengan proses kemandirian mahasiswa yang berkaitan dengan pengaturan kognisi, perilaku, dan motivasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulated learning dengan stres akademik pada penyelesaian tugas akhir mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga yang sedang melakukan penyelesaian tugas akhir/skripsi. Sampel pada penelitian yaitu mahasiswa angkatan tahun 2017, 2018, 2019, 2020. Responden yang berpartisipasi pada penelitian ini sebanyak 119 responden. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala self-regulated learning dan stres akademik. Analisi data pada penelitian ini adalah Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan negatif yang signifikan antara self-regulated learning dengan stres akademik pada penyelesaian tugas akhir mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga, dengan hasil r = - 0,051 dan p = 0,293.
Copyrights © 2023