Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Antara Self-Regulated Learning dengan Stres Akademik Pada Penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa Tingkat Akhir Di Kota Salatiga Insania Ardila; Dewita Karema Sarajar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6689

Abstract

Stres akademik merupakan salah satu problematika yang mempengaruhi psikologis mahasiswa pada penyelesaian tugas akhir/skripsi dan cenderung mengakibatkan ketegangan emosional mahasiswa. Selain itu, stres akademik dapat mempengaruhi kognitif, afektif, fisiologis, dan perilaku mahasiswa. Self-regulated learning merupakan usaha aktif mahasiswa dalam menyelesaikan segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan akademik. Self-regulated learning mahasiswa pada penyelesaian tugas akhir identik dengan proses kemandirian mahasiswa yang berkaitan dengan pengaturan kognisi, perilaku, dan motivasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulated learning dengan stres akademik pada penyelesaian tugas akhir mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga yang sedang melakukan penyelesaian tugas akhir/skripsi. Sampel pada penelitian yaitu mahasiswa angkatan tahun 2017, 2018, 2019, 2020. Responden yang berpartisipasi pada penelitian ini sebanyak 119 responden. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala self-regulated learning dan stres akademik. Analisi data pada penelitian ini adalah Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan negatif yang signifikan antara self-regulated learning dengan stres akademik pada penyelesaian tugas akhir mahasiswa tingkat akhir di kota Salatiga, dengan hasil r = - 0,051 dan p = 0,293.
Hubungan Self-Esteem Dengan Public Speaking Anxiety Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Di Kota Salatiga Jonathan Kent Setyanto; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dan public speaking anxiety pada siswa SMA di Kota Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif desain korelasional. Sampel penelitian yaitu 270 siswa SMA yang diambil dari 4 sekolah. Instrumen yang digunakan yaitu RSES (Rosenberg Self Esteem Scale) dengan reliabilitas sebesar 0.849 dan skala PRPSA (Personal Report of Public Speaking Anxiety) dengan hasil reliabilitas sebesar 0.956. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self esteem dan public speaking anxiety, yaitu r = -.0355 (p < 0.01). Artinya, semakin tinggi tingkat self esteem siswa, semakin rendah tingkat public speaking anxiety yang mereka alami, dan sebaliknya. Rata-rata partisipan dalam penelitian ini memiliki self esteem pada kategori sedang, yaitu sebanyak 108 siswa (40%) dan memiliki public speaking anxiety pada kategori sedang, yaitu sebanyak 118 siswa (42.96%). Siswa yang memiliki self esteem tinggi dapat mengurangi risiko tingginya public speaking anxiety, dan sebaliknya. Kata kunci: self esteem, public speaking anxiety, siswa SMA
Hubungan Self-Efficacy dan Kecemasan Menghadapi SNBT 2023 Esi Lacosta; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan kecemasan dalam menghadapi SNBT 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 422 individu berusia 17-25 tahun di Indonesia yang telah mengikuti SNBT 2023 yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Skala yang digunakan yaitu General Self-efficacy Scale oleh Bandura dengan reliabilitas 0,864 dan skala kecemasan oleh Cassady & Johnson dengan reliabilitas 0,894. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data, yaitu analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara self-efficacy dengan kecemasan dalam menghadapi SNBT 2023 dengan nilai koefisien korelasi -0,223. (p<0,05). Rata-rata partisipan dalam penelitian ini memiliki self-efficacy yang tinggi, yaitu sebanyak 306 partisipan (72,5%) dan memiliki kecemasan pada tingkat sedang, yaitu sebanyak 239 partisipan (56,6%). Individu yang memiliki self-efficacy yang tinggi akan memiliki kecemasan yang rendah ketika menghadapi SNBT 2023 dan sebaliknya. Kata kunci: efikasi diri, kecemasan menghadapi ujian, seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) 2023
Hubungan Konsep Diri Dengan Konformitas Pada Siswa SMA Yang Mengonsumsi Minuman Alkohol di Sulawesi Utara Adinda Lisa Sofia Marasut; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6168

Abstract

Konsumsi alkohol menjadi gaya hidup di kalangan remaja, sehingga perlu adanya pemahaman terkait konsep diri dan konformitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan konformitas pada siswa SMA yang mengonsumsi minuman alkohol di Sulawesi Utara. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Terdapat 164 siswa sebagai responden penelitian ini yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Self-Concept Questionnaire dan Conformity Scale. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan konformitas, dimana nilai r = -.511 dengan nilai Sig. (1-tailed) = <0.001 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konsep diri yang dimiliki maka tingkat konformitas akan semakin rendah, sebaliknya semakin rendah konsep diri yang dimiliki maka akan semakin tinggi tingkat konformitas pada siswa SMA yang mengonsumsi alkohol di Sulawesi Utara. Kata kunci: konsep diri, konformitas, siswa SMA, alkohol
Konsep Diri Dan Kematangan Karier Siswa Kelas XII SMA Di Kabupaten Semarang Feni Febrianti; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6463

Abstract

Siswa kelas XII SMA dihadapkan pilihan dalam menentukan karier. Dengan demikian, perlu memiliki konsep diri yang baik untuk mencapai kematangan karier. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kematangan karier pada siswa kelas XII SMA di Kabupaten Semarang. Metode penelitian secara kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan data melalui kuesioner dengan skala likert pada 200 partisipan dengan Teknik quota sampling. Metode analisis data yang digunakan uji korelasi Spearman's Rho. Terdapat dua skala dalam penelitian, yaitu skala konsep diri dan skala kematangan karier. Hasil penelitian ini terdapat korelasi sebesar 0,307 dan nilai signifikansi 0.000 (p < 0,05). Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif antara konsep diri dan kematangan karier. Artinya apabila konsep diri tinggi maka kematangan karier juga tinggi begitupun sebaliknya. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan guru BK memfasilitasi siswa dalam membentuk konsep diri yang baik sehingga dapat memiliki kematangan karier yang baik. Kata kunci: konsep diri, kematangan karier, siswa SMA