Penelitian ini membahas komunikasi dalam keperawatan yang disebut komunikasi terapeutik. Fase komunikasi terapeutik ini akan terbentuk dengan sebuah perilaku, yaitu perilaku caring. Penerapan perilaku caring perlu didasari dengan pengetahuan komunikasi terapeutik tersebut. Namun kenyataannya mahasiswa keperawatan masih didapatkan memiliki pengetahuan komunikasi terapeutik dan perilaku caring yang kurang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan cross sectional dan purposive sampling. Populasinya adalah mahasiswa profesi ners di STIKes Medistra Indonesia tahun 2022 berjumlah 131 mahasiswa. Dengan hasil penelitian didapatkan bahwa p sebesar 0,0000, sehingga kesimpulannya terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang komunikasi terapeutik dengan perilaku caring pada mahasiswa profesi ners di STIKes Medistra Indonesia Tahun 2022.
Copyrights © 2022