Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Vol 18, No 1 (2015): Jurnal Lentera Pendidikan

KEUTAMAAN BELAJAR DAN MENGAJARKAN AL-QURAN: Metode Maudhu’i dalam Perspektif Hadis

Muzakkir, Muzakkir ( Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2015

Abstract

Abstract: Expression of the Prophet in the his words خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ need to be examined/investigated its validity in order to generate high motivation for Muslims to practice it. Based on the search results of sanad and Matan of the hadith through many sources and where the focus of the study were Jami at-Tirmidhi, it can be concluded that the quality of hadith  was valid. Thus, the Quran as a perfect reading for Muslims who has certain rules in reading, from the mention of the letters, the short or the length, the thickness and the provisions of makharijul of letters need to be learned and taught diligently and earnestly. Learning al-Quran includes efforts to learn how to read them, to translate and to understand the laws, the lessons, the instructions contained therein. Likewise, teaching al-Quran includes efforts to lead and guide people to read, to translate and to understand the content of the verses of al-Quran. People who do it sincerely and earnestly will get the primacy of the al-Quran in the form of tranquility, peace of heart and mind as well as the intercession in the hereafter.Abstrak: Ungkapan Rasulullah saw. dalam sabda beliau خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ perlu di­ka­ji­/di­teliti kesahihannya agar dapat menimbulkan motiviasi yang tinggi bagi umat Is­lam untuk mengamalkannya. Berdasarkan hasil penelusuran sanad dan matan ha­­dis melalui sumber yang banyak dan yang dijadikan fokus kajian adalah HR. Imam at-Turmudzy dapat disimpulkan bahwa hadis dimaksud adalah berku­ali­tas sahih. Dengan demikian, al-Quran sebagai bacaan sempurna bagi umat Islam yang memiliki kaidah tertentu dalam membacanya, mulai dari penyebutan hu­ruf-hurufnya, panjang pendeknya, tebal tipisnya serta ketentuan makharijul hu­rufnya perlu dipelajari dan diajarkan secara tekun dan sungguh-sungguh. Belajar al-­Quran mencakup upaya mempelajari cara membacanya, terjemah, dan mema­ha­mi hukum-hukum, pelajaran-pelajaran, petunjuk-petunjuk yang terkandung di da­lamnya. Begitu pula, mengajarkan al-Quran mencakup upaya menuntun dan mem­bimbing orang dalam membaca, menerjemah dan memahamkan kandungan ayat-ayat al-Quran. Orang yang melakukannya secara ikhlas dan sungguh-sung­guh akan mendapatkan keutamaan dari al-Quran berupa ketenangan, ketente­ra­m­an hati dan pikiran serta syafaat di akhirat kelak.

Copyrights © 2015