Kanun: Jurnal Ilmu Hukum
Vol 17, No 2 (2015): Vol. 17, No. 2, (Agustus, 2015)

Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat dalam Kegiatan REDD+

Muazzin Muazzin (Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2015

Abstract

ABSTRAK: Pemberlakuan REDD+ telah mengundang perhatian yang besar sebagai cara yang bias meningkatkan dukungan terhadap kegiatan pengawas hutan dari penduduk yang tinggal di area hutan. Keuntungan yang potensial dalam kaitannya dengan program REDD+ termasuk penguatan lahan masyarakat dan hak hak mereka, penguatan institusi masyarakat dan peningkatan pendapatan mereka melalui pembagian keuntungan. Pada waktu yang sama, REDD+ telah memacu perhatian mengenai kemungkinan dari penolakan hak masyarakat adat dan masyarakat setempat, termasuk pembatasan pada lahan dan hak hak, peningkatan pengelolaan hutan secara terpusat dan ketidakadilan pembagian keuntungan. Protection of The Rights of Indigenous Peoples in REDD+ Activities ABSTRACT: The emergence of REDD+ has generated great interest as a possible way to increase support for the forest stewardship activities of indigenous peoples and local communities. Potential benefits associated with REDD+ initiatives include strengthening of community land and resource rights, empowerment of community institutions and increased income through benefit sharing. At the same time, REDD+ has sparked concern about possible adverse impacts on indigenous and com­munity rights and livelihoods, including restrictions on land and resource rights, increased centralization of forest management, and inequitable benefit sharing.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

kanun

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

anun: Jurnal Ilmu Hukum (KJIH), the Indonesian Journal of Autonomy Law, is an international journal dedicated to the study of autonomy law within the framework of national and international legal systems. Published thrice annually (April, August, December), KJIH provides valuable insights for ...