Kebisingan pada suatu wilayah menjadi perhatian penting dalam sebuah perancangan terutama pada bangunan-bangunan yang lebih diperuntukan sebagai tempat beribadah. Penelitian dilakukan pada salah satu tempat ibadah/doa yang umumnya dilakukan umat katolik di Kota Maumere, yakni patung Kristus Raja. Letak patung Kristus Raja ini berada di pusat kota Maumere. Metode yang dipakai deskriptif-eksploratif dengan menggunakan pendekatan teoritis dan pengukuran dengan alat di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kebisingan yang terjadi di luar pagar diatas 85 DB (lebih tinggi) bila dibandingkan dengan tingkat kebisingan di dalam pagar (<70 DB). Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni letak, jarak, material maupun dimensi dari pagar dan vegetasi yang dianggap mampu memberikan pengaruh posistif sebagai barrier kebisingan dari patung Kristus Raja.
Copyrights © 2023