Penelitian ditujukan untuk mengidentifikasi risiko maksimum yang mungkin diterima investor menggunakan pendekatan statistik. Model Exponentially Weighted Moving Average (EWMA) dikenal sebagai salah satu pendekatan untuk mengestimasi volatilitas data yang tidak konstan atau bersifat heteroskedastis sehingga metode ini dapat diaplikasikan pada data nilai return saham yang sama. Penelitian ini menggunakan data emiten Indeks LQ45 selama periode 2014 – 2018 dengan jumlah emiten sebanyak 26 emiten. Analisis dilakukan terhadap data return saham untuk periode harian (daily return) dengan menggunakan eksposur investasi sebesar Rp. 10.000.000,00. Hasil uji EWMA menunjukkan bahwa VAR maksimum untuk 5 (lima) hari perdagangan kedepan yang mungkin dihadapi investor portofolio adalah sebesar Rp. 545.973,00 untuk portofolio optimal model SIM, dan sebesar Rp. 521.470,00 untuk portofolio optimal model Markowitz.
Copyrights © 2024