Dalam penelitian ini, tujuan utamanya adalah untuk menentukan kondisi perlakuan awal yang optimal dalam produksi tepung kacang hijau dengan kandungan folat dan proksimat yang paling rendah. Dengan mengevaluasi berbagai perlakuan seperti Blanching, Pengukusan, dan Penyangraian pada suhu dan durasi tertentu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perlakuan yang dapat menghasilkan tepung kacang hijau dengan kandungan folat dan nutrisi makro yang paling rendah. Dengan mengetahui kondisi perlakuan yang optimal, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan nilai gizi dari tepung kacang hijau yang dihasilkan. Selain itu penelitian ini juga mengidentifikasi kondisi pretreatment yang menyebabkan berkurangnya kandungan folat dan nutrisi makro terendah pada prosukai tepung kacang hijau. Perlakuan yang diterapkan pada penelitian ini meliputi : (1) Proses Blanching pada suhu 100°C dengan durasi 15 menit. Prosesnya melibatkan pemanasan pada suhu 100°C dengan durasi 15 menit. (2) Pengukusan pada suhu 100°C dengan durasi 15 menit. (3) Penyangraian pada suhu 160°C dengn durasi 15 menit. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan blanching pada suhu 100°C selama 15 menit memberikan hasil yang paling optimal dengan kandungan folat sebesar 18,66 ppm. Ini menunjukkan bahwa blanching dapat mempertahankan kandungan nutrisi dalam tepung kacang hijau.
Copyrights © 2024