Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bermain drama siswa peserta Ekstrakurikuler Teater dengan menggunakan metode acting Stanislavski. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain faktorial. Sebagai variabel moderator, diambil kelas IPA dan IPS. Data penelitian dikumpulkan melalui tes unjuk kerja bermain drama, dokumentasi, dan wawancara untuk mengetahui tanggapan observer terhadap pelatihan drama dengan menggunakan metode Acting Stanislavski. Dari hasil uji t, hasil kemampuan acting kelas IPS mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan kelas IPA yang menunjukan sig = 0,015 α =0,05, menyatakan bahwa ditolak. Dengan demikian kemampuan peserta IPS lebih unggul dibandingkan peserta IPA. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan pola pikir dan kebiasaan antara siswa kelas IPA dan IPS. Kemampuan bermain drama peserta ekstrakurikuler teater yang berlatar IPS lebih unggul dari peserta ekstrakurikuler teater yang berlatar IPA.Kata kunci: metode acting Stanislavski; drama; kelas IPA dan IPS.
Copyrights © 2016