Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Vol 1, No 1 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.1 Maret 2015

MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDINGUNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI SISWA DALAM MENULIS CERPEN

Puri Pramita (Mahasiswi Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Nov 2017

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa menulis merupakan keterampilan berbahasa yang sangat sulit dan tidak diminati siswa. Asumsi kesulitan menulis dan rendahnya minat siswa dalam menulis menjadi salah satu masalah tersendiri bagi guru untuk memotivasi siswa mampu menulis. Salah satu kegiatan menulis yang tentunya perlu dikembangkan ialah menulis cerpen. Kegiatan pembimbingan dan motivasi menulis cerpen pun dilakukan. Salah satu model yang dapat digunakan untuk mengubah asumsi siswa bahwa menulis cerpen itu sulit ialah dengan menyajikan pembelajaran menulis semenarik mungkin. CORE dapat diartikan pembelajaran berbasis pengalaman dan guru berusaha mengaitkan pengalaman siswa sebagai sumber tulisan. Guru bisa menstimulus siswa menulis cerpen berdasarkan rekaman pengalaman yang dimiliki siswa, baik pengalaman membahagiakan, mengharukan, maupun membanggakan. Mengoneksikan pengalaman siswa menjadi menjadi sebuah tulisan merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengembangkan potensi menulis cerpen.Kata kunci: model CORE; potensi siswa; menulis cerpen.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

RBSPs

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Riksa Bahasa merupakan jurnal yang mempublikasikan kumpulan artikel hasil penelitian-penelitian dan telaah di bidang bahasa, sastra, tradisi lisan dan pembelajarannya. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan ...