Pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di tingkat sekolah disinyalir belum menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Aspek keterampilan berbahasa seperti membaca dan menulis pun masih dinilai belum berhasil mencapai tujuan pembelajaran. Dalam kurikulum 2013, bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang dipertahankan pada segala jenjang pendidikan. Proses pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan kemampuan anak mengobservasi dan memahami persoalan. Penyampaian materi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia memegang porsi penting. Mengingat pentingnya kemampuan membaca dan menulis guna memahami ilmu-ilmu lain, maka pendidikan literasi perlu dibudayakan sejak dini. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang dilaksanakan di sekolah secara tidak langsung bisa menumbuhkan budaya literasi pada peserta didik. Kebiasaan membaca dan menulis dapat ditanamkan sejak dini.Kata kunci: pembelajaran bahasa; kurikulum 2013; pendidikan literasi.
Copyrights © 2015