Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi budaya Suku Anak Dalam pada kumpulan cerpen Negeri Cinta Batanghari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasilnya diperoleh beberapa unsur budaya Suku Anak Dalam yang direpresentasikan pengarang di dalam kumpulan cerpen ini adalah penggunaan istilah Urang Rimbo, debalang batin, dan menti, adat melangun di dalam cerpen berjudul Sakai. Juga ada adat larangan meludah, menatap lekat, dan menutup hidung yang berlaku bagi orang lain terhadap Suku Anak Dalam, serta penggunaan tombak sebagai alat memertahankan diri dan berburu yang terekam dalam cerpen berjudul Paksu. Terakhir, pada cerpen berjudul Besesandingon yang merepresentasikan sistem pengetahuan bahwa penyakit datangnya dari setan, adanya upacara sale, adat besesandingon, aktivitas berburu, dan sistem kepercayaan terhadap dewa-dewa.Kata kunci: representasi; budaya; Suku Anak Dalam; cerpen.
Copyrights © 2016