Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan budaya kepesantrenan dalam novel-novel berlatar pesantren. Dua novel yang diteliti, yaitu novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi dan Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi karya sastra. Teknik utama yang digunakan adalah analisis isi dengan pembacaan dan penafsiran berulang-ulang, kemudian diintegrasikan dengan analisis riwayat hidup pengarang dan triangulasi penafsiran dari berbagai sumber. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa budaya kepesantrenan yang terdapat dalam novel-novel yang diteliti meliputi: pendalaman ilmu-ilmu agama Islam, mondok, kepatuhan, keteladanan, kesalehan, kemandirian, dan kedisiplinan. Budaya kepesantrenan yang memuat kesederhanaan, toleransi, qana’ah, rendah hati, ketabahan, kesetiakawanan, ketulusan, istiqamah, kemasyarakatan, dan kebersihan juga terdapat dalam novel-novel berlatar pesantren yang diteliti.Kata Kunci: kebudayaan kepesantrenan; novel; sosiologi sastra.
Copyrights © 2016