Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Vol. 1 No. 2 (2023): Lansau: Edisi Oktober 2023

Potensi Aktivitas Sitotoksik Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Pada Sel Kanker

Widyaningrum utami (Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro)
Elisa Br. Saragih (Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro)
Merilla Andini (Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2023

Abstract

Kemoterapi merupakan pengobatan yang efektif digunakan untuk terapi berbagai jenis sel kanker namun memiliki banyak efek samping. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan alternatif tanaman obat digunakan untuk pengobatan tradisional seperti antibakteri, antivirus, dan antikanker.  A. bilimbi memiliki kandungan fenolik yang tinggi yang didunga memiliki aktivitas sitotoksik. Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui potensi Averrhoa bilimbi L sebagai agen antikanker. Pencarian literatur dilakukan dengan melalui database online Google Scholar dan PubMed tahun 2011-2022. Senyawa aktif yang diduga memiliki efek antikanker pada belimbing wuluh yaitu squalene dan asam protocatechuic. Beberapa ekstrak etanol belimbing wuluh terbukti berpotensi sebagai agen antikanker secara in vitro dengan kategori sitotoksik sedang (IC50 = 21 µg/mL - 200 µg/mL) pada sel kanker serviks (sel HeLa), sel kanker payudara MCF-7, dan sel kanker payudara non hormonal (MDA-MB-23). Sedangkan secara in vivo, Averrhoa bilimbi L. terbukti memiliki aktivitas antikanker sebagai antilimfoma pada mencit albino Swiss yang diinduksi DAL (Dalton’s asites Lymphoma) dan potensi apoptogenik yang signifikan terhadap sel EAC (Ehrlich ascites carcinoma) tikus. Maka dari itu, kajian ini menunjukkan potensi aktivitas Averrhoa bilimbi L. sebagai antikanker.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

journal

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian (LJIK), ISSN: 2986-688X (online) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan dua kali dalam setahun (bulan April dan Oktober) pada bidang ilmu kefarmasian yang meliputi Analisis Farmasi & Kimia Medisinal, Farmasetika, Farmakologi dan Toksikologi, Biologi Farmasi, ...