Pendahuluan: Kolik pada bayi tidak menimbulkan masalah kesehatan jangka pendek atau panjang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan terapi teknik pijatan pada bayi dengan keluhan kholik di Klinik Hanaya Mom and Baby Spa Kabupaten Sumedang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Sampel dari penelitian ini adalah bayi di Klinik Hanaya Mom and Baby Spa Kabupaten Sumedang pada bulan Oktober 2020 sebanyak 30 bayi. Dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan SOP teknik pijat bayi. Analisis datanya menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah (53,3%) bayi di Klinik Hanaya Mom and Baby Spa Kabupaten Sumedang dilakukan terapi pijat. Kurang dari setengah (43,3%) bayi di Klinik Hanaya Mom and Baby Spa Kabupaten Sumedang mengalami keluhan kholik. Terdapat hubungan terapi teknik pijatan pada bayi dengan keluhan kholik di Klinik Hanaya Mom and Baby Spa Kabupaten Sumedang yang terbukti dari nilai sig (r) = 0,013 atau < 0,05. Perlunya klinik membuat SOP mengenai penatalaksanaan pijat bayi untuk bayi kolik dan memberikan bimbingan kepada ibu bayi mengenai cara melakukan pijat kepada bayi untuk mengatasi keluhan kholik. Bagi ibu perlu aktif berkonsultasi dengan petugas kesehatan dan melakukan latihan pijat bayi dengan bimbingan dan pengawasan dari petugas kesehatan agar bayi ibu sehat dan terhindar darikholik.
Copyrights © 2021