Untuk terciptanya tata kelola yang baik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memiliki Kebijakan yang mengatur tentang Keterbukaan Informasi Publik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisa faktor - faktor yang menghambat pelaksanaan implementasi Program Open Goverment Partnership di Kabupaten Bojonegoro. Fokus penelitian ini adalah pada transparansi informasi publik yang terdiri dari inisiatif regulasi desa, media informasi, transparansi, kualitas informasi, kreatifitas pengembangan transparansi, dan teknologi informasi. Adapun metode yang digunakan adalah metode eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi implementasi adalah teori yang digunakan oleh Charles O’Jones yang meliputi Organisasi Pelaksana, Interprestasi, Pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Program Open Goverment Partnership di Kabupaten Bojonegoro tidak berjalan dengan baik. Ini dibuktikan dengan masih adanya desa yang belum menjalankan Open Goverment Partnership sebagaimana mestinya. Di sini tampak implementasi dari segi transparansi sangat kurang.
Copyrights © 2019