Perkembangan haji di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini membutuhkan sistem pelayanan yang baik agar tidak mengecewakan jamaah haji. Namun seiring perjalanannya masih sering ditemukan permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan haji. Pada tahun 2019 pun masih terjadi permasalahan pada jamaah haji khususnya pada pelayanan administrasi jamaah haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan administrasi jamaah haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro tahun 2019. . Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada pengukuran kualitas pelayanan dengan menggunakan lima dimensi yang dikemukakan oleh Parasuraman yaitu bukti langsung, keandalan, daya tanggap, jaminan, perhatian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan administrasi jamaah haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 sudah cukup baik diterapkan dimensi tangible, realiability, responsiviness, assurance, dan empathy beserta indikator-indikatornya. Namun ada beberapa indikator yang belum berjalan dengan baik yaitu sarana prasarana yang belum tersedia sepenuhnya seperti belum adanya kotak saran untuk wadah penyampaian secara tidak langsung keluhan, masukan jamaah haji, belum adanya pamflet sebagai sarana informasi mengenai informasi-informasi haji dan kurangnya informasi karena masih adanya jamaah haji yang kurang tahu persyaratan yang dibawa sehingga membuat persyaratan yang dibawa kurang lengkap dan adanya jamaah haji yang lebih dari batas waktu pendaftaran setelah pembayaran BPIH sehingga membuat lama pelayanan.
Copyrights © 2021