Hubungan pacaran tak jarang ditandai oleh konflik yang bisa memicu terjadinya emotional distress. Berbagai faktor juga dapat mempengaruhi emotional distress seseorang, di antaranya forgiveness dan self-compassion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran forgiveness terhadap emotional distress individu berpacaran yang dimoderatori oleh self-compassion. Penelitian ini melibatkan 166 individu yang sedang menjalin relasi pacaran dan dalam rentang usia 18-35 tahun. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner Heartland Forgiveness Scale (HFS), skala Welas diri (SWD), serta Kessler Psychological Distress Scale (K10). Uji hipotesis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa forgiveness dapat mereduksi emotional distress individu dengan nilai beta sebesar -0.302 (p < 0.05). Selain itu, pengaruh forgiveness terhadap emotional distress akan lebih besar jika kehadiran self-compassion sebagai moderator dengan nilai beta sebesar 0.986 (p < 0.05). Dengan demikian self-compassion menjadi variabel moderator dengan boosting effect yang memperkuat pengaruh self-compassion terhadap emotional distress pada individu yang berpacaran. Berbasis hasil penelitian, individu terutama yang terlibat dalam sebuah hubungan personal untuk dapat meningkatkan forgiveness serta self-compassion agar dapat menjaga kualitas diri dalam menghadapi stres.
Copyrights © 2023