Tulisan ini membahas konstruksi tafsir tematik akademik dalam disertasi PTAIN, khususnya kerangka paradigmatis yang digunakan. Kerangka paradigmatis merupakan asumsi dan proposisi yang disusun sebagai cara pandang penafsir (penulis disertasi tafsir tematik) terhadap al-Qur’an sehingga mendorong dan mengarahkan dalam melakukan penafsiran. Dari delapan disertasi yang diteliti, ditemukan enam kerangka paradigmatis yang digunakan dalam menyusun metode tafsir tematik, yakni: al-Qur’an sebagai hudan (petunjuk); kesatuan tema al-Qur’an; historisitas al-Qur’an; kesastraan dan tekstualitas al-Qur’an; al-Qur’an sebagai subjek penelitian kualitatif; dan korelasi “Ayat” Kawniyah-Ayat Qawliyyah.
Copyrights © 2015