Kekuatan hasil stabilitasi tanah sangat ditentukan pula oleh homogenitas campuran stabilitasi tersebut. Pada stabilitasi tanah dengan semen dicoba berrbagai cara untuk mengatasi homogenesis campuran tanah-semen dan salah satu cara yang pernah diselidiki oleh Unpar adalah dengan cara mencampurnya pada kondisi batas cair tanah (liquid limit). Pada tulisan ini campuran stabilisasi tanah-semen pada kondisi batas cair dilakukan terhadap tanah lateristis-Bandung dengan kadar semen 5% s/d 20%. Banyaknya kadar semen mempengaruhi peningkatan kekuatan dan pada kadar semen 15% terlihat tidak terlalu berbeda lagi. Sebagai pembanding adalah campuran tanah-semen pada kondisi kadar air optimum campuran dengan kadar semen 4% - 8%. Dari kedua cara diatas ternyata mencampur pada kondisi batas cair dapat dilakukan lebih mudah tetapi penggunaan semen meenjadi lebih banyak.
Copyrights © 1997