SUMUR ( Jurnal Sosial Humaniora)
Vol. 1 No. 1 (2023)

Telaah Kritis Pandangan Perspektif Feminis Liberal Tentang Pernikahan Beda Agama

Nellalucky (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2023

Abstract

Feminis liberal adalah gerakan yang menjunjung tinggi hak perempuan dan kesetaraan gender. Feminis berpendapat bahwa ketidaksetaraan gender adalah hasil dari dikotomi gender antara maskulin dan feminin, masyarakat cenderung membuat maskulinitas lebih baik daripada feminitas. Di antara pendapat mereka adalah membenarkan perkawinan beda agama dengan dalil mendapatkan kebahagiaan tidak ada hubungannya dengan agama. Pendapat ini mendapat antitesis dan kritik yang serius di kalangan ulama, Al-Qur'an dan hukum meskipun mendapat dukungan dari Hak Asasi Manusia yang mengatakan bahwa selama kehadiran mereka tidak mengganggu, mereka memiliki hak untuk memperoleh legalitas perkawinan beda agama baik secara teori. dan sebenarnya. Namun, argumen feminis tentang pernikahan beda agama secara de jure tidak mendapat validasi apapun, baik dilihat dari teks normatif, budaya, agama dan bahasa. Karena agama adalah masalah teks. Argumen mereka juga tidak mendapat dukungan dari undang-undang dan peraturan sosial yang normatif, meskipun kaum feminis selalu menyuarakannya. Teks yang mendukung argumentasi mereka adalah Hak Asasi Manusia yang memperjuangkan kebebasan berpendapat, berperilaku dengan tidak mengganggu hak orang lain

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

sumur

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

SUMUR - Jurnal Sosial Humaniora diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli oleh Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. Tujuan Jurnal sosial humaniora adalah sebagai sarana untuk ...