Pengukuran tinggi badan mempunyai nilai penting dalam bidang antropologi forensik karena membantu dalam penentuan ciri-ciri biologis seseorang. Dalam keadaan tertentu, pengukuran tinggi badan dapat diestimasikan dengan menggunakan rumus regresi melalui panjang tulang. Panjang tulang femur menunjukkan nilai koefisien korelasi yang penting, sehingga memungkinkan estimasi tinggi badan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan estimasi tinggi badan dengan memanfaatkan pengukuran tulang femur pada individu yang termasuk dalam kelompok etnis Toraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasional dan deskriptif analitik dengan rancangan pendekatan potong lintang (Cross Sectional), yang mana pengambilan data dilakukan dilakukan hanya satu kali pada satu waktu. Hasil penelitian didapatkan formula regresi untuk estimasi tinggi badan berdasarkan panjang tulang femur pada suku toraja yaitu Tinggi Badan (Lk) = 105,1 + 1,3(panjang tulang femur) dan Tinggi Badan (Pr) = 45,1 + 2,7 (panjang tulang femur). Formula regresi tersebut dapat digunakan untuk menentukan tinggi badan berdasarkan panjang tulang femur pada laki-laki dan perempuan yang bersuku toraja.
Copyrights © 2023