Tuberkulosis saat ini masih merupakan masalah kesehatan pada masyarakat khususnya di Indonesia hingga internasional. Mycobacterium tuberculosis merupakan suatu bakteri yang menyebabkan tuberkulosis. Gejala dari penderita tuberkulosis diantaranya batuk, batuk darah, nyeri dada hingga sesak nafas. Salah satu intervensi untuk menangani sesak nafas pada tuberkulosis yaitu dengan menggunakan deep breathing exercise. Penelitian ini bertujuanĀ untuk mengetahui pengaruh deep breathing exercise terhadap sesak nafas pasien tubekulosis di Kecamatan Dau. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental dengan metode one group pre dan post test. Teknik pengambillan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Sampel yang digunakan adalah pasien tuberkulosis yang ada di Puskesmas Kecamatan Dau. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan pengujian statistika uji normalitas shapiro-wilk mendapatkan nilai pretest 0,006 dan nilai posttest 0,002 p < 0,05, yang artinya data terdistribusi tidak normal. Sementara untuk hasilĀ uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 < 0,05. Adanya pengaruh Deep Breathing Exercise terhadap sesak nafas pasien Tuberkulosis di Kecamatan Dau.
Copyrights © 2023