Telah dilakukan penelitian tentang gambaran noise pada pemeriksaan CT-Scan Brain dengan klinis stroke non hemoragic menggunakan protokol fast stroke kemudian dibandingkan dengan menggunakan protokol head routine. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penatalaksanaan CT-Scan brain dengan klinis stroke non hemoragic dan kualitas citra yang lebih bagus antara CT-Scan protokol fast stroke dengan protokol head routine. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi pada bulan Juni - Juli 2023. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif. Metode pengumpulan datanya menggunkana metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari 4 orang yaitu satu dokter spesialis radiologi dan tiga radiografer Menggunakan metode triangulasi data hasil penelitian menunjukkan pada pemeriksaan CT-Scan Brain dengan klinis stroke non hemoragic di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi tidak memiliki persiapan khusus, hanya melepaskan barang-barang yang dapat dapat mengganggu gambaran seperti kalung, anting dan kacamata. Gambaran noise pada hasil citra menggunakan protokol fast stroke lebih banyak daripada menggunakan protocol head rutin karena pada fast protokol fast stroke slice thickness yang digunakan lebih tipis yaitu 1,25 mm. Gambaran citra CT-Scan Brain dengan menggunakan protokol fast stroke lebih bagus, walaupun memiliki banyak noise tetapi detail gambaran yang dihasilkan bagus. Sedangkan pada protokol head routine noise yang dihasilkan sedikit, tetapi gambaran lebih smooth sehingga mengurangi detail gambar yang dihasilkan. Jadi untuk pemeriksaan CT-Scan Brain dengan klinis stroke non hemoragic lebih bagus menggunakan protokol fast stroke, waktunya lebih cepat dan detail gambaran yang dihasilkan lebih bagus.
Copyrights © 2023