(Oryza sativa), yang merupakan tanaman paling penting. Beras (Oryza sativa) merupakan salah satu dari 4.444 biji-bijian utama dan merupakan makanan pokok sebagian besar penduduk dunia, khususnya di negara-negara Asia. Produk sampingan dari proses penggilingan padi, dedak padi, memberikan nilai gizi dan senyawa bioaktif yang tinggi. Karena proporsi dedak padi adalah 8% dari berat beras, maka terdapat 2.152.800 ton dedak padi di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan pangan. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis potensi bekatul sebagai hipokolestrolemik dengan metode spektrometri massa dengan metode literature review. Bahan yang digunakan berasal dari data base publikasi ilmiah nasional dan internasional yang bagus, seperti Google Scholar dan PubMed. Dedak padi dan diet tinggi kolesterol efektif menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL pada dosis 50%. Dedak padi telah terbukti memiliki sifat antioksidan, kemopreventif kanker, dan hipokolesterolemik, menurut banyak penelitian. Kandungan dedak padi serat pangannya yang tinggi dan komponeni bioaktif seperti oryzanol, fitosterol, tokoferol, dan tokotrienol, dedak padi berpotensi menurunkan kolesterol. Terdapat penelitian lain yang menunjukkan bahwa kombinasi bekatul dan pola makan tinggi kolesterol meningkatkan kadar kolesterol, trigliserida, dan LDL secara signifikan (p=0,000). Dosis dedak padi (P3) 50% menghasilkan penurunan kadar kolesterol, trigliserida, dan LDL secara signifikan hingga kembali ke kondisi normal. Dedak padi dan diet tinggi kolesterol efektif menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL pada dosis 50%
Copyrights © 2023