Penelitian ini merupakan kajian lapangan, yang bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan serta nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi I Serahen Ku Guru. Sebagai tradisi yang semakin lama semakin ditinggalkan masyarakatnya tentu akan menjadi sebuah ancaman terhadap pelestarian dari adat budaya Gayo yang pada faktanya mengandung banyak nilai nilai penting yang patut untuk diteruskan. Termasuk pada tradisi I Serahen Ku Guru yang memberikan nilai-nilai pendidikan pada ritualnya. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai pengumpul data. Sedangkan subjek penelitiannya adalah masyarakat gayo, dan objek penelitiannya tradisi I Serahen Ku Guru. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan tokoh adat gayo yang berkompeten. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi. Maka dari data tersebut diperoleh kesimpulan sebagai jawaban dari rumusan masalah pada penelitian ini. Pelaksanaan tradisi I Serahen Ku Guru dilakukan dengan 2 cara yakni langsung antara orang tua dengan guru dan dilakukan dengan cara kolektif antara orang tua dengan lembaga sekolah. Pada pelaksanaannya juga terdapat beberapa benda yang dibawa sebagai bekal dalam proses pembelajaran anak didik. Antara lain dedingin, celala, bebesi, batang teguh, jarum sara, oros senare opat kal, pulut putih, pulut putih, tenaruh kurik kampung, we senanta dan buah pinang. Pada tradisi ini juga mengandung nilai-nilai pendidikan, antara lain nilai pendidikan agama, nilai pendidikan akhlak, dan nilai pendidikan moral.
Copyrights © 2023