Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program imunisasi anak di daerah perkotaan dan pedesaan. Dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini menelusuri kompleksitas faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi dan keberhasilan implementasi program imunisasi. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa perbedaan aksesibilitas, aspek ekonomi, dan faktor budaya memainkan peran kunci dalam menentukan efektivitas program imunisasi di kedua jenis daerah tersebut. Di daerah perkotaan, tingkat pendidikan dan akses terhadap fasilitas kesehatan memfasilitasi partisipasi yang lebih baik, sementara di pedesaan, tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur kesehatan dapat menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyesuaian kebijakan dan strategi implementasi berbasis konteks lokal. Penguatan peran tenaga kesehatan dalam menyebarkan informasi dan edukasi masyarakat, peningkatan aksesibilitas kesehatan di pedesaan, serta pengintegrasian nilai-nilai budaya lokal dalam kampanye imunisasi diidentifikasi sebagai langkah-langkah kunci untuk meningkatkan cakupan imunisasi anak
Copyrights © 2024