Berdasarkan hasil peneliti menunjukkan bahwa pertama, penerapan dalam segi hafalan membiarkan siswa-siswi untuk menghafal sendiri, ketika siswa-siswi tersebut menyetorkan dan ada kesalahan disitulah peran guru untuk memperbaikinya dan dari segi praktek ibadah guru di MTs Matsaratul Huda Panempan Pamekasan memberikan contoh terlebih dahulu kemudian siswa-siswi mulai mempraktekkan sesuai dengan yang ada dimateri buku standar kecakapan ubudiyah dan akhlakul karimah (SKUA) dan diterapkan dikelas masing-masing dan ketika waktu dikelas tidak memenuhi bisa ditindaklanjuti diluar kelas semacam dihalaman sekolah dan kalau praktek bisa dimusholla sesuai kesepakatan bersama, dan siswa-siswi diwajibkan membawa buku standar kecakapan ubudiyah dan akhlakul karimah (SKUA) dan dalam pembelajarannya biasanya hari selasa/rabu dalam satu minggu hanya di berikan waktu 2 jam. Kedua, beberapa kelebihan dan kelemahan salah satunya kelebihanya segi akhlaknya dan baca tulis al-qur`an dan juga cakap dalam beribadah lebih meningkat awal mula anak tersebut tidak mengetahui akhirnya bisa lancar, kelemahannya siswa-siswi di MTs Matsaratul Huda Panempan Pamekasan merasa malas dalam menghafal akan tetapi guru disini selalu memberikan dorongan atau motivasi karena ini juga suatu persyaratan untuk kenaikan kelas dan sangsinya ketika anak tidak menuntaskan tidak dinaikkan kelas.
Copyrights © 2023